Dinas PUPR Rohul Mulai Pelihara 142 Km Jalan Poros dan Lingkungan Desa Tahun 2026

oleh -7 views
Kepala Dinas PUPR Rohul, H. Zulfikri, S.E.
Kepala Dinas PUPR Rohul, H. Zulfikri, S.E.

ROKAN HULU,(Media Geser) — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Rokan Hulu resmi melaksanakan program swakelola pemeliharaan rutin ruas jalan poros dan lingkungan desa untuk Tahun Anggaran 2026. Program ini telah dialokasikan dalam APBD Rohul 2026 dan mulai berjalan pada pekan ini di empat wilayah kerja, sebagaimana disampaikan Kepala Dinas PUPR Rohul, H. Zulfikri, S.E., pada Selasa (1/9/2026).

Total panjang jalan yang akan dipelihara mencapai 142 kilometer, tersebar di 16 kecamatan se-Kabupaten Rokan Hulu.

“Ini merupakan program prioritas Bupati Rohul karena menyangkut akses utama masyarakat, khususnya jalan angkutan produksi,” ujar Zulfikri.

Pembagian 4 Wilayah Kerja

Pemeliharaan dibagi ke dalam empat wilayah dengan rincian:

– Wilayah I: Kecamatan Rambah, Rambah Samo, Rambah Hilir, dan Bangun Purba — 38 km
– Wilayah II: Kecamatan Tambusai dan Tambusai Utara — 38 km
– Wilayah III: Kecamatan Kepenuhan, Kepenuhan Hulu, dan Bonai Darussalam — 33 km
– Wilayah IV: Kecamatan Ujung Batu, Rokan IV Koto, Pendalian IV Koto, Kunto Darussalam, Kabun, Tandun, dan Pagaran Tapah Darussalam — 33 km

Fokus Penanganan

Pemeliharaan difokuskan pada jalan berbasis tanah dan base yang kerap rusak akibat curah hujan tinggi serta kendaraan angkutan produksi yang melebihi kapasitas tonase jalan. Penanganan ini bersifat sementara untuk menjaga konektivitas desa ke ibu kota kecamatan dan kabupaten, serta memastikan distribusi hasil pertanian dan perkebunan tetap lancar.

“Penanganan dilakukan secara merata, dengan prioritas pada ruas jalan poros yang rusak dan menghambat kelancaran transportasi masyarakat serta pendistribusian hasil produksi petani,” terang Zulfikri.

Usulan Desa dan Partisipasi Masyarakat

Pemerintah desa diminta mengusulkan perbaikan ruas jalan melalui proposal resmi, terutama akses utama perekonomian. Usulan akan diseleksi dan diprioritaskan untuk titik rusak berat. Masyarakat juga diimbau turut menjaga jalan dengan menyesuaikan muatan kendaraan sesuai kapasitas, terutama saat musim hujan.

“Peran serta masyarakat sangat penting agar jalan yang dipelihara ini bisa bertahan lebih lama dan tetap fungsional,” pungkas Zulfikri.

Laporan: Elisman Purba 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.