Rokan Hulu ,(Media Geser) – Terjadi permasalahan yang melibatkan sejumlah konsumen perumahan, marketing pemasaran, dan manajer di perumnas milik PT. KAIRA AGRO LESTARI yang berlokasi di RT 003 RW 001 Desa Ujung Batu Kecamatan Ujungbatu Kabupaten Rokan Hulu.
Jimmy Pandiangan selaku Marketing Pemasaran mengaku kepada wartawan Rabu(11/03/2026) bahwa ia merasa tidak senang terhadap Manajer Roby yang dinilai sering memindahkan konsumen ke tempat lain di dalam lingkungan perumnas sesuai keinginannya. Salah satu kasus yang terjadi adalah konsumen yang awalnya mendapatkan lokasi di blok L 03 kemudian dipindahkan ke L 15.
“Roby manajer itu, sesuka hatinya memindahkan konsumen kita, tidak menghargai saya yang sudah berusaha mencari konsumen. Setelah saya cari, malah dijatuhkan. Manajer apa itu yang tidak konsisten dengan prosedur kinerja dan peraturan perusahaan,” ujar Pandiangan dengan kesal. Ia juga menambahkan bahwa di lingkungan perumnas tidak ada papan petunjuk lokasi (pamplek) sama sekali.
Selain itu, Pandiangan menyampaikan bahwa setelah mengetahui adanya laporan ke media, Manajer Roby yang kini tinggal di Pekanbaru mengancam akan mengeluarkannya dari posisi Marketing Pemasaran karena merasa tidak terima telah dibongkar keburukan kinerjanya, termasuk kasus konsumen yang sudah melunasi pembayaran namun sertifikatnya belum dikeluarkan.
Saat dikonfirmasi, Manajer Roby merasa kaget dan kecewa dengan permasalahan yang muncul. “Kok sampai ke media geser pula? Siapa yang mau komplain itu Pak? Jimmy Pandiangan itu tinggal di perumahan kita. Tidak ada satu pun konsumen yang komplain, jadi jangan pakai mereka bilang konflik ke kita,” ujarnya dengan nada bingung.
Menurut Roby, pemindahan blok konsumen merupakan hak progresif developer untuk menentukan area yang akan dibangun dan yang belum. Ia juga mengaku telah membantu mengurus berkas semua konsumen sampai selesai bersama pihak perusahaan. “Konsumen yang awalnya hanya jualan sawit atau yang berkasnya tidak bisa lolos, kita bantu. Pemindahan blok memang kuasa kita untuk tentukan. Kok Pandiangan sampai ke media, kenapa tidak telepon saya dulu?” katanya dengan campuran emosi.
Sementara itu, Wahyudi yang disebut sebagai pemilik perumnas – yang mengaku sebagai Brigjen Yudi mantan Dandim Rohul – saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp menyampaikan bahwa permasalahan tersebut akan diselesaikan dan pihak manajer akan dilaporkan ke bos besar jika diperlukan. “Oh itu sudah clear… sudah kita minta diselesaikan untuk dikembalikan…. Kalau ada hal lain terkait manajer kita, nanti kita sampaikan ke bos besar kita Brigjen Yudi mantan Dandim Rohul. Itu nama perumahan Khaira adalah nama anak beliau,” tulisnya.
Salah satu warga perumnas, P Pasaribu, juga mengaku sangat merasa kesal dengan tindakan Manajer Roby, meskipun rincian keluhan belum diungkapkan lebih lanjut.
(*)





