Hembuskan Isu Hoax Soal Krisis Fiskal Riau dan Terbuka Bela-Bela Gubernur Abdul Wahid, Ketua KNPI Riau Bilang ini

oleh -166 views

PEKANBARU– Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) tingkat I, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau terpaksa berkomentar soal adanya Klaim dari Orang Tak di Kenal (OTK) yang mengaku-ngaku Ketua maupun Sekretaris KNPI Provinsi Riau.

Menurut Aktivis Anti Korupsi itu, sepak terjang pihak-pihak yang selalu mengklaim dirinya bahagian dari DPD KNPI Provinsi Riau sudah menjadi atensi bersama dan hasil dari Penelusuran dilapangan, diketahui bahwa OTK tersebut adalah Pemuda Pengangguran yang sehari-harinya dikenal sebagai Ahli dalam ilmu Jilat Menjilat serta diduga kuat kerap menjalani Aktivitas Pekerjaan di Dunia Malam, seperti Menjaga (Back Up) Diskotik, Panti Pijit Prostitusi, Judi Online dan bahkan Aktivitas Haram Narkotika.

Ketua KNPI Riau Larshen Yunus bahkan terkaget-kaget soal pembahasan Defisit Anggaran sebesar Rp.1,76 Triliun yang tanpa dasar dan secara spontan disampaikan OTK tersebut melalui pemberitaan di media online. Bagi pria tinggi tegap Lulusan Kampus Universitas Riau itu, Pernyataan yang disampaikan OTK yang mengklaim dirinya dari KNPI Provinsi Riau aneh bin ajaib serta ditaksir informasi yang dimaksud justru berasal dari Pimpinan KOSGORO Riau yang kabarnya ikut mendaftarkan diri di salah satu BUMD yang ada di Lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

Heboh Soal Krisis Fiskal Riau dan Minta Presiden Prabowo Turun Tangan Atasi Defisit Rp.1,76 Triliun, Ketua KNPI Riau: “Mereka itu Omon-Omon Doang, Klaim dari KNPI Padahal Pemuda Penjilat Plus Hobi Dunia Malam”

Bertempat di Ruang Tunggu Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, hari ini Sabtu (16/8/2025) Ketua KNPI Riau Larshen Yunus kembali menghimbau seluruh masyarakat, agar tetap was-was terhadap pihak-pihak yang selalu membawa nama besar DPD KNPI Provinsi Riau.

“Mereka itu ‘Cina Imigran!!!’ Tukang Olah dan sehari-hari hidupnya hanya diisi dengan aktivitas Jilat Menjilat. Kerjanya back up sana back up sini. Usaha Panti Pijat Prostitusi, Diskotik, Minuman Keras dan Judi Online, pokoknya yang berhubungan dengan Dunia Malam itulah sumber kehidupannya. Bahkan yang lebih parah lagi, mereka diduga kuat terlibat dengan jaringan Aktivitas Haram Narkotika di Riau ini, untungnya Karir Irjen Ferdy Sambo berhenti pasca kasus Pembunuhan Brigadir J, kalau tidak pasti Aktivitas Judi Online semakin marak di Riau ini. Sudahlah!!! Manusia seperti itu anggap saja angin lalu” tutur Larshen Yunus, seraya bergegas turun dari Lift Bandara SSK II Pekanbaru.

Soal arah OTK yang mengklaim dirinya dari KNPI Riau dan terkesan ingin membela-bela Gubernur Riau Abdul Wahid saat ini, publik sudah bisa menilainya. Bahwa opini seperti itu cenderung mengandung unsur Jilat Menjilat dan ingin menjatuhkan Lawan Politiknya.

“Bagaimana mungkin mereka tahu soal masalah Defisit Daerah dan katanya itu semua adalah beban pemerintahan masa lalu, wong mereka itu OTK kok, Pemuda Pengangguran, tukang mabuk, tukang judi online bahkan bisa jadi Pengguna Narkoba. Jujur yah, narasi seperti itu aneh saja bisa keluar dari mulut Preman tanggung seperti mereka. Jangan-jangan ada Kuntilanak Kosgoro yang membisikkan mereka? Kok pandai sekali muncung mereka bicara soal Defisit Keuangan saat ini, yang merupakan Warisan kesalahan masa lalu dan kini menjadi beban berat bagi Pemerintahan Ajo Wahid. Memang manusia Kentut mereka itu, selalu Bermanuver dan seakan-akan menjadi teman, padahal Musuh dalam selimut. Bisa-bisanya mereka bela Ajo Wahid dengan narasi ‘dipaksa bekerja dengan kondisi keuangan yang sudah rusak’ mereka bilang Framing Negatif sengaja digulirkan, ondeh mandeh rancak bana! Luar biasa Manuver kalian ya buyuang! Upik betino kantuik” ungkap Ketua KNPI Riau Larshen Yunus, dengan bercampur bahasa minangkabau.

Hingga berita ini diterbitkan, lagi-lagi mantan Presiden Mahasiswa Sosialis Indonesia itu tegaskan, agar seluruh masyarakat berhati-hati dan tetap was-was menerima informasi dari pihak-pihak yang tak bertanggung jawab. Jangan percaya soal Klaim sepihak yang membawa nama besar DPD KNPI Provinsi Riau, apalagi kalau hal tersebut dilakukan oleh OTK yang sudah berusia tua dan diketahui masuk dalam unsur dan atau Jajaran Angka Pengangguran.

“Ayo Bapak Ibu Para Pemuda Indonesia, Bersatulah!!! wabbilkhusus bagi Warga Provinsi Riau. Mari sama-sama kita jaga Riau ini dari para Kelompok Toxit yang menjadi penjilatnya Ajo Abdul Wahid. Sudah jelas Pemerintahan saat ini terbukti tidak beres. Faktanya dominan diisi dengan kegiatan yang tidak produktif, watak Gubernur Riau saat ini tukang mengeluh serta terbukti menjadi Pengkhianat bagi Wakilnya sendiri. Orang tua yang sudah turut serta membesarkannya, namun tatkala sudah menang dan mencapai kursi empuk sebagai Riau Satu, Wakilnya saja ditinggal apalagi para Penjilat Murahan itu. Sudahlah kawan! Hentikan semua Manuver kalian itu. Semua sudah terbaca. Mari sama-sama kita bangun Riau, menuju Riau yang benar-benar Bermarwah. Kita ambil contoh saja ya! baru beberapa bulan Pak SF Hariyanto mengemban jabatan sebagai PJ Gubernur Riau, hampir semua ruas jalan di Kota Pekanbaru, ibukota Provinsi menjadi Mulus dan pada akhirnya beliau letakkan jabatan yang seharusnya masih lama diemban, hanya untuk mendukung nafsu Abdul Wahid sebagai Riau Satu, ehhh! baru saja dilantik, Ajo Abdul Wahid langsung tancap gas, ketinggalan bus kota deh orang tua itu, Alfatehah” tutup Ketua KNPI Riau Larshen Yunus, seraya mengakhiri pernyataan persnya. (*) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.