Khawatir dan Terpojok Atas Kasus Penganiayaan, Diduga PJ Walikota Seret Kelompok Latah

oleh -375 views

PEKANBARU,(Media Geser) — Munculnya beberapa orang dan kelompok yang terkesan Asal Bunyi (Asbun) terkait Eksistensi dan Legalitas Hukum DPD KNPI Provinsi Riau yang dipimpin Ketua Larshen Yunus, membuat publik semakin yakin, bahwa Memperjuangkan Kebenaran banyak tantangan sekaligus penuh dengan Lika-Liku.

Seperti yang diperjuangkan sosok Aktivis Anti Korupsi Larshen Yunus.

Selaku Ketua DPD KNPI Provinsi Riau, hasil Musyawarah Daerah (Musda) ke-XIV di Aula Grand Elite Hotel Pekanbaru, Larshen Yunus terbukti membawa Marwah KNPI untuk kembali ke Khittahnya.

Seperti contoh baru-baru ini, Sekretaris DPD KNPI Provinsi Riau, Miftahul Syamsir alias UUL menjadi Korban Pemukulan dan Penganiayaan sekelompok orang yang mengaku Suruhan PJ Walikota Pekanbaru, Muflihun S.STP M.AP alias UUN.

Anehnya lagi!!! pasca insiden Kriminalitas itu, pihak Penguasa, dalam hal ini PJ Walikota Pekanbaru terkesan buang badan, alias hanya ingin membela diri. Padahal mantan Sekwan DPRD Provinsi Riau itu tidak sadar telah menjadi korban bisikan oleh orang-orang yang ingin cari muka, menjilat dan angkat telor.

Khawatir dan Terpojok Atas Kasus Penganiayaan, Diduga PJ Walikota Seret Kelompok Latah.

Kekhawatiran itu tampak jelas terlihat!!! apalagi sampai saat ini PJ Wako Muflihun tak pernah mengucapkan rasa Keprihatinannya, atas Kejadian Penganiayaan yang telah merugikan Korban, yakni Sekretaris KNPI Provinsi Riau, bung UUL. Justru PJ Wako selalu membela diri dan merasa paling benar.

Seret Kelompok Latah, Diduga PJ Walikota Pekanbaru Ingin Pecahbelah Konsentrasi.

Publik juga khawatir, bahwa berbagai pemberitaan itu justru ingin memecahbelah Konsentrasi terhadap Penanganan Perkara Penganiayaan itu, yang telah merugikan nama baik DPD KNPI Provinsi Riau.

Padahal, Induk Organisasi Kepemudaan itu perlahan mulai berubah kearah yang lebih baik lagi. Dari yang terbiasa nyaman dengan kehidupan organisasi Jilat Menjilat, Angkat Telor dan Mengemis agar diberikan Proyek, kini KNPI Riau terbukti Konsisten berjuang di Garis Rakyat.

Informasinya, Larshen Yunus juga punya jejak rekam yang lama berproses di KNPI. Mulai dari Pengurus Kecamatan (PK), DPD II hingga DPD I tingkat Provinsi, sampai akhirnya dipercaya juga mengemban amanah sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Dewan Pengurus Pusat (DPP) KNPI bidang Minyak dan Gas Bumi.

Bagi Alumni Sekolah Vokasi Mediator Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta itu, ber-KNPI sudah mendarah daging, walaupun sebelum Memimpin DPD KNPI Provinsi Riau, Bathin dan Fikiran Aktivis Larshen Yunus tidak nyaman dengan pola-pola Menjilat 100%, Angkat Telor serta hanya sekedar Azas Manfaat untuk Mengemis Proyek dari Pemerintah.

Kini, pria tinggi tegap Jebolan Sospol Universitas Riau itu berhasil membawa KNPI menuju organisasi yang Peduli dan Proaktif terhadap Kepentingan Rakyat Miskin.

“Saya sudah lama mengenal Adinda Aktivis Larshen Yunus. Beliau ini sosok yang cerdas, tegas dan sangat idealis. Rela berkorban demi kepentingan Rakyat. Ketua KNPI yang punya Karakter dan Nilai yang kuat. Dahulu beliau ini berkiprah di SAPMA Pemuda Pancasila. Mulai dari Pengurus Komisariat, Cabang hingga Wilayah. Ketua Larshen Yunus memang beda dari yang lain!” ungkap Joni SH MH alias Joni Lelek, Ketua DPD IPI Provinsi Riau, pada saat ditemui di Rumah Sakit (RS) Santa Maria, Ahad (9/10/2022).

Sampai diterbitkan berita ini, Keluarga Besar DPD KNPI Provinsi Riau yang sah secara Administrasi dan Legalitas Hukum sangat Prihatin dengan berbagai Pernyataan Asbun dari beberapa pihak, mulai dari yang mengaku Kelompok Cipayung Pekanbaru, hingga yang mengklaim sebagai Ketua DPD KNPI Kota Pekanbaru. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.