Roma Doris: Itu Perbuatan Penjahat, Jangan Dihiraukan

oleh -156 views

INHU, (Media Geser) – Camat Seberida, Roma Doris mengimbau kepada seluruh masyarakat agar jangan menghiraukan setiap kali menerima telepon atau pesan singkat WhatsApp (WA) yang mengatasnamakan dirinya.

Sebab, dirinya tidak pernah melakukan seperti apa yang telah dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab yang mengatasnamakan dirinya dan bahkan memakai foto profil dirinya pada nomor (WA) tersebut.

“Kepada bapak, ibu, saudara/i dan teman-teman serta para sahabat yang saya hormati, dengan ini saya sampaikan jikalau ada orang yang mengirim pesan singkat WhatsApp atau WA dengan memakai profil foto saya maka jangan dihiraukan. Itu penjahat. Dia mengatasnamakan Camat Seberida,” kata Camat Seberida, Roma Doris kepada media ini, Sabtu 12 Juni 2021.
Oknum tersebut, kata Doris, mau meminta nomor rekening. Yang tujuannya mau membantu yayasan ataupun perorangan.

“Melalui pesan WA itu, oknum yang tidak bertanggungjawab itu memakai foto profil saya. Dia itu penjahat. Dan untuk memuluskan aksi kejahatannya dia memakai foto profil saya dan mengatasnamakan Camat Seberida,” tegasnya.

Saat dikonfirmasi media ini, Camat Seberida Roma Doris mengirimkan screenshot percakapan dipesan singkat WA.

Tertera nomor 088231839265 atas nama Telatelo Doyong dengan foto profil Camat Seberida Roma Doris.
Dimana, dalam percapakan pesan singkat (WA) itu, oknum penjahat tersebut menyebutkan sebagai perwakilan rekan-rekan di kecamatan yang ingin menyampaikan sedikit rezeki untuk yayasan atau sedikit donasi untuk yayasan. Dan meminta untuk mengkonfirmasi nomor rekening yayasan.

Serta meminta untuk mentransferkan donasi tersebut ke Bank Riau Kepri dengan nomor rekening 8202145319 atas nama Yayasan Multi Bina Skill Cipta Cendikia senilai Rp9,5 juta.

Berikut petikan percakapan dalam pesan singkat (WA) tersebut, “Insya Allah, sebentar lagi saya transferkan donasinya. Ini saya mau keluar sekalian saya trasferkan donasinya”.

“Ini nanti saya transferkan 9.500.000 sekalian ya. Yang 2.500.000 tolong nanti disampaikan ke Pondok Yatim Ningsih, bila sudah bisa dihubungi. Soalnya ini saya hubungi masih belum diangkat. Nanti saya kirim no kontak pengurus Pondok Yatim bisa ya”.
Kemudian ada dua kali panggilan suara WhatsApp, dengan waktu yang sama, tidak diangkat.

Kemudian kembali mengirim pesan, “Bisa ya saya minta tolong nanti disampaikan amanah saya untuk pondok yatim”.

Bahkan, selain itu, orang yang saling berbalas pesan (WA) itu membuat janji bahwa pada Senin mendatang ada membuat janji untuk bertemu dikantor dikantor Kecamatan Seberida. (yus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.