PEKANBARU– Kabarnya malam ini, Kamis (17/7/2025) di depan Kediaman atau Rumah Dinas (Rumdin) Gubernur Riau mengalami Kebakaran, dipenuhi asap yang sangat tebal.
Rumah Dinas yang terletak di Jalan Pangeran Diponegoro, Kelurahan Suka Mulia, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru itu terlihat sedang dikepung asap yang sangat tebal, tampak para Pengendara Sepeda Motor melintasi Lokasi tersebut dan sesekali terdengar suara Makian dan Sumpah Serapah dari Masyarakat setempat.
Informasinya, kejadian seperti itu baru kali pertama dalam sejarahnya terjadi, pasca Abdul Wahid menjabat sebagai Gubernur Riau.
Dalam Sejarahnya di depan Rumah Dinas Gubernur Riau Terbakar, Ketua KNPI Larshen Yunus Bilang Dampak Karma Mengkhianati Wakil Gubernur, Benarkah itu???”
Terpisah, dimintai komentarnya, Pimpinan INDUK Organisasi Kepemudaan terbesar dan tertua di Republik ini hanya katakan, bahwa satu persatu Azab Semesta Alam dan Karma Sang Khalik mulai mendekati Abdul Wahid.
Sebagai Gubernur Riau, Pemimpin Bibir Tebal itu konsisten menunjukkan Ketidakharmonisannya terhadap Wakil Gubernur Riau saat ini, Ir H SF Hariyanto MT.
Kendati dalam setiap kesempatan, Abdul Wahid kerap menyampaikan kata sambutan soal Persatuan, namun tanpa ada rasa malu, Politisi PKB itu terbukti tidak bisa menjaga Tali Silaturrahim bersama Wakilnya sendiri.
“Abdul Wahid ini Gubernur Muda, terbukti Muda Merajuk dan Tipis Telinga. Baru dilantik beberapa bulan yang lalu, dirinya langsung Meninggalkan Wakilnya sendiri, Tontonan yang tidak baik itu selalu ditunjukkan Abdul Wahid, sekalipun dirinya memakai Label Riau Bermarwah” ujar Larshen Yunus, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) tingkat I, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau.
Soal keterkaitannya dengan Kebakaran di depan Rumah Dinas Gubernur Riau, Ketua KNPI Larshen Yunus hanya mengibaratkan seperti Pepatah, bahwa cepat atau lambat Bauk Busuk itu akan tercium juga. Bahwa Ketidakharmonisan yang selama ini ditunjukkan Abdul Wahid ternyata dijawab dengan peristiwa aneh seperti malam ini.
Bertempat di salah satu bilangan di Jalan HR Soebrantas Panam, Kota Pekanbaru, Ketua DPD KNPI Provinsi Riau itu tegaskan, agar segala bentuk Spekulasi dan Sandiwara yang selama ini dilakukan Abdul Wahid sebagai Gubernur Riau harus segera di Hentikan.
“Berdamailah engkau Wahai Gubernur Riau, Jemputlah Wakilmu itu, beliau setaraf usia orang tuamu juga, tanpa peran besar beliau, Jabatanmu saat ini tidak akan ada. Pak SF Hariyanto adalah Kunci dari Kemenanganmu saat ini. Jangan Lupa diri, hindari istilah Kacang Lupa dengan Kulitnya” tutur Larshen Yunus, seraya meneteskan airmatanya.
Hingga berita ini diterbitkan, Ketua KNPI Provinsi Riau itu katakan sekali lagi, bahwa Peristiwa Kebakaran di depan Rumah Dinas Gubernur seperti itu pertama kali terjadi, diduga kuat berasal dari satu unit Kendaraan Roda Empat (Mobil Ambulance) yang mendadak rusak dan menyebabkan timbulnya kepulan Asap yang sangat Tebal.
Menurut Aktivis Anti Korupsi itu, dalam Sejarah Kepemimpinan di Pemprov Riau, hanya zaman Abdul Wahid yang terjadi hal-hal diluar dugaan seperti yang terjadi pada malam hari ini.
“Ayo Bapak ibu Rekan-Rekan Pemuda se-Provinsi Riau, mari kita senantiasa berdo’a dan bersujud, agar Kampung kita ini terhindar dari hal-hal yang aneh, dampak dari Dosa dan Sandiwara para Pemimpin Negeri, ALFATEHAH” akhir Ketua KNPI Riau Larshen Yunus, seraya menutup pernyataan persnya. (*)






