Lahan Konsesi HTI di Tanami Sawit dan Gejolak Selalu Muncul, Ketua KNPI Riau Desak Satgas PKH Tangkap Bos PT RAPP Mulia Nauli

oleh -292 views

PEKANBARU– Bos sekaligus Direktur Utama PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Mulia Nauli kembali dalam sorotan masyarakat.

Selain Kasus Perampasan Kebun-Kebun milik Rakyat setempat, PT RAPP Group dan atau APRIL Group juga Terlibat dalam Kasus Pengambil-alihan HPH/HTI milik PT Siak Raya yang sudah sempat mati, namun masih ditanami Sawit oleh Masyarakat setempat, tetapi dengan gagah beraninya PT RAPP Group Menghabisi Rakyat, Merampas Kebun milik Masyarakat setempat, adapun identitas nama Anak Perusahaan yang dimaksud berinisial PT IS, PT MUP, PT SMA dan Perusahaan lainnya, yang tergabung didalam bendera besar APRIL Group.

Apakah Pemilik PT RAPP Sukamto Tanoto dan Direktur Utama Mulia Nauli termasuk Manusia Kebal Hukum???

Pasalnya, pria “botak tengah” yang juga baru-baru ini dipanggil Tim Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan (PKH) dan terlihat/ tampak hadir di Kawasan Gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau itu selalu berdalih bahkan dikenal pandai bersandiwara tatkala ditanya awak media perihal kehadirannya tersebut.

Kinerja Tim Satgas PKH Koordinator Wilayah (Korwil) Riau Justru jadi sasarannya, ditengah Kebun-Kebun Kelapa Sawit milik Rakyat di Tumbangkan, disatu sisi Kebun Kelapa Sawit milik Perusahaan aman-aman saja, seperti yang dikuasai oleh PT RAPP Group saat ini, Kebun milik Rakyat di Rampas, tetapi faktanya Kebun Kelapa Sawit yang berada didalam HTI Perusahaan milik RAPP masih kokoh berdiri, menghasilkan pundi-pundi Kekayaan bagi Pemilik Perusahaan, Sukamto Tanoto.

Lahan Konsesi HTI di Tanami Sawit dan Gejolak Selalu Muncul, Ketua KNPI Riau Desak Satgas PKH Tangkap Bos PT RAPP Mulia Nauli.

Bertempat disalah satu bilangan di Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru, Hari ini Rabu (16/7/2025) Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) tingkat I, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau katakan, bahwa sudah seharusnya Direktur Utama PT RAPP bertanggung jawab.

“Kalau Bos Besar PT Duta Palma berhasil di Lumpuhkan, hingga akhirnya di Pidanakan dan Jeblos ke dalam Penjara, kenapa pula sekelas PT RAPP Negara ini tidak berani? Sampai kapan Rakyat yang menjadi Korbannya? Kebun mereka dirampas, sementara Kebun Perusahaan yang sudah jelas didalam HTI aman-aman saja. Kebakaran sering terjadi, hingga akhirnya muncul Polusi Udara dan Bencana lainnya. Selama ini hanya para pekerja dan rakyat biasa yang di Tangkap, seharusnya Mulia Nauli itu yang di Penjarakan!” ungkap Larshen Yunus.

Ketua DPD KNPI Provinsi Riau itu berencana akan menggelar Aksi Unjuk Rasa. Demonstrasi besar-besaran didepan Mapolda Riau dan Mabes Polri serta Aksi yang sama di depan institusi Kejaksaan. Pihaknya memastikan, agar Dirut PT RAPP Mulia Nauli segera mempertanggung jawabkan perbuatannya. Negara jangan mau kalah dengan ulah para petinggi Korporasi.

Aktivis Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Perkebunan Lulusan Kampus Universitas Riau (UNRI) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta itu katakan lagi, bahwa selama ini Anak Perusahaan yang tergabung didalam bendera besar PT RAPP maupun APRIL Group dikuasai oleh satu dua orang saja. Berbagai macam nama Perusahaan pemegang izin HGU dan HTI dari Negara, tetapi dari sekian banyak itu yang menguasainya hanya anak-anak Sukanto Tanoto saja, Taipan asal Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

“Tolong kami bapak Presiden Republik Indonesia, bapak Wakil Presiden beserta bapak Kapolri dan Jaksa Agung! Apakah benar PT RAPP ini Kebal Hukum? dari dulu selalu berhasil Cuci Tangan. Kalau PT Duta Palma berhasil di Miskinkan, bukan tidak mungkin Nasib yang sama menimpa PT RAPP, segera Panggil, Tangkap dan Penjarakan Dirut PT RAPP Mulia Nauli, Tegakkan Supremasi Hukum” harap Ketua KNPI Riau Larshen Yunus, bersama para Relawan Prabowo Gibran (DPP GARAPAN) seraya mengakhiri pernyataan persnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.