PEKANBARU– Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) tingkat I, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau Langsung Menepis soal isu Keterlibatan Kelompok Cukong dan Mafia Lahan dalam Aksi yang dilakukan oleh Ribuan Masa dari Kawasan Hutan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).
Aksi Unjuk Rasa yang berlangsung kemarin siang didepan Kantor Gubernur Riau itu dipadati oleh Ribuan Masyarakat yang selama ini tinggal, hidup dan mencari Nafkah di Kawasan Hutan TNTN.
Justru ada saja pihak-pihak yang usil dan menduga kuat keterlibatan para Cukong maupun Kelompok Mafia Lahan dan atau Mafia Tanah dalam Memodali Aksi Unjuk Rasa tersebut, bahkan ada beberapa nama Tokoh Masyarakat Batak Riau yang terseret-seret dalam peristiwa tersebut.
Pasca diberikan waktu selama 3 (tiga) bulan untuk segera melakukan Relokasi secara pribadi oleh Tim Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan (PKH), tetap ada-ada saja suara-suara miring dari berbagai pihak yang selalu menyebut nama Para Tokoh Masyarakat Batak Riau ini terhadap Penguasaan Kebun Kelapa Sawit dalam Kawasan Hutan.
Ketua KNPI Riau Tepis Soal Desakan Tangkap Cukong di Balik Aksi Masa TNTN, Larshen Yunus: “Nama-Nama Seperti AB Purba, M Martin Purba, Oberlin Marbun, Anita Girsang Adalah Orang Baik, Suka Bersosial”
Ketua DPD KNPI Provinsi Riau itu tegaskan lagi, bahwa tudingan soal keterlibatan nama-nama seperti Dr Arifin Bantu Purba SH MH alias AB Purba, Dr Martahan Martin Purba SH MH, alias Martin Purba Cepak Tentara, Drs Oberlin Marbun, Ir Anita D. Girsang dan nama-nama lainnya yang diperkirakan hanya sekedar isapan jempol belaka, sekalipun banyak pihak yang menyatakan tentang Kepemilikan dan Penguasaan Kebun Kelapa Sawit dalam Kawasan Hutan seluas Puluhan, Ratusan bahkan Ribuan Hektar, namun pihaknya dari KNPI Provinsi Riau hanya katakan bahwa nama-nama tersebut dikenal sebagai sosok yang Baik Budi dan Suka Bersosial.
Ketua KNPI Riau yang juga merupakan Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Generasi Muda Toga Simamora (GMTS) Indonesia itu juga menjelaskan, bahwa sosok AB Purba dikenal sebagai mantan Anggota DPRD Provinsi Riau dan Ketua Umum IKBR seumur hidup, begitupula dengan sosok Martin Purba, yang dikenal sebagai Pengusaha, Kontraktor sekaligus Pengacara Beken di Indonesia, selanjutnya Oberlin Marbun, yang saat ini sedang menderita Sakit Gula (Diabetes), dikenal sebagai Wartawan Senior dan sosok Anita Girsang, Tokoh Wanita Pengusaha di Riau, yang sampai saat ini banyak berkecimpung diberbagai Organisasi Kemasyarakatan berbasis Gender Perempuan/Wanita.
“Biarkan saja, toh aman-amankan? sekalipun mereka Kuasai Kebun Kelapa Sawit dalam Kawasan Hutan, tetapi percayalah! hasilnya itu lebih banyak diberikan kepada orang-orang yang tidak mampu. Jiwa Sosial mereka diatas rata-rata, itupun kalau memang benar mereka kuasai Kebun Kelapa Sawit dalam Kawasan Hutan, bisa saja isu-isu seperti itu hanya omong kosong belaka alias Berita Hoax” ungkap Ketua KNPI Provinsi Riau Larshen Yunus, seraya menikmati Kopi Pahit khas Humbang Hasundutan di salah satu bilangan di Jalan Soekarno Hatta, Kota Pekanbaru, hari ini Kamis (19/6/2025).
Terakhir, Aktivis Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Perkebunan Lulusan dari Kampus Universitas Riau (UNRI) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta itu tegaskan kembali, agar semua pihak benar-benar kompak, bersatu padu serta bergotong royong mendukung Program Pemerintah Pusat dalam Memulihkan Ekosistem Paru-Paru Dunia di TNTN tersebut. Program itu juga merupakan bahagian dari ASTA CITA bapak Presiden Republik Indonesia, Jenderal Purn TNI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka.
“Kami atas nama Gubernur Pemuda Riau siap sedia membantu kinerja yang sedang dijalankan Tim Satgas PKH dan Tim Garuda tersebut. Ekosistem TNTN harus segera di Pulihkan, tanpa adanya Keributan antar sesama anak bangsa. Kami juga meminta agar Pemerintah jangan hanya sekedar melakukan Relokasi saja, tetapi juga ada upaya dalam Memberikan “Pancing” berupa Lahan Kebun Kelapa Sawit seluas 5 Hektar tiap Kepala Keluarga, guna memastikan Hadirnya Negara (Kesejahteraan Sosial) Solusi dan Keadilan atas peristiwa tersebut. Bersatu, Berjuang dan Menang!” akhir Ketua KNPI Riau Larshen Yunus, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gabungan Rakyat Prabowo Gibran, seraya menutup pernyataan persnya. (*)





