Ditemukan Mayat Tenggelam Dalam Air Dengan Kondisi Berdarah, Simak Penjelasan Paur Humas AIPDA Mardiono P

oleh -156 views

Rokan Hulu, (Media Geser) – Penemuan Mayat  DK 5 F, di Desa Suka Damai Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Terpantau  ketika itu disaksikan Personil Polri, Mayat   tersebut Tenggelam di dalam Air, kemudian ada tiga warga  sambil berenang dan menyelaminya, selanjutnya mengangkatnya.

Kondisi Mayat tersebut tertelungkup di dalam Air, seterusnya diangkat dan direntangkan di atas terpal berwarna Biru.

Sontak ketika  itu warga yang menyaksikan pun, menyebutkan “Berdarah, Wie Berdarah”.Atas kejadian tersebut, Kapolres Rohul AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIK melalui Paur Humas AIPDA Mardiono P SH  menjelaskan dari informasi dari Kapolsek Tambusai Utara, perihal  adanya penemuan Mayat di Embung  (Kolam) mengalir di Kebun Sawit milik  Yuda Prasetyo, di Desa Suka Damai

“Informasinya, pada Jumat 13 Agustus  2021 sekitar pukul 10.30 Wib, ditemukan Mayat seorang laki-laki di Embung  (Kolam) mengalir di Kebun Sawit adapun identitas Mayat Bagus Dwi Santoso (23), alamat KTP  RT 16 / RW 08 Desa Aliantan Kecamatan Kabun,” jelas Paur AIPDA Mardiono P SH, Kamis (26/8/2021).

Lanjutnya, sedangkan saksinya  Salim (69) Yuda Prasetyo  (35), keduanya Warga  RT 02, RW 04 Desa Suka Damai Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rohul

AIPDA Mardiono P SH, menerangkan adapun Kronologis penemuan Mayat itu, Jumat 13 Agustus 2021 sekitar pukul 10.00 Wib,  Salim sebagai Mertua dari  Yura  Prasrtyo ingin mengambil Sayuran ri Kebun milik menantunya ysng dijaga   Bagus Dwi Santoso.

Sesampainya di Kebun tersebut, Salim melihat Gubuk tempat Bagus Dwi Santoso dalam keadaan terbuka dan Handphone dalam kedaan hidup di depan Pintu Gubuk.

Kemudian  Salim memanggil dan mencari Bagus  Dwi  Santoso,  namun tidak ada dijumpai di sekitar  Kebun ran Gubuk tersebut.

Selanjutnya  Salim pulang ke rumah dan memberitahukan kepada menantunya Yuda Prasetyo bahwa Bagus Dwi Santoso  yang bekerja di kebun miliknya tidak ada dijumpai di sekitaran Kebun dan gubuk.

Karena merasa khawatir dan curiga, selanjutnya  Salim  dan Yuda Prasetyo  kembali mencari  Bagus Dwi  Santoso di Areal Kebun dan gubuk tersebut.

Kemudian sekitar Pukul 10.30 Wib,  Yuda  Prasetyo  melihat Bagus  Dwi  Santoso  berada dindasar  Embung / Kolam yang mengalir  dalam keadaan tenggelam dengan kedalaman Air sekitar  1,5 M, dengan posisi telungkup tidak bernyawa.

Selanjutnya  Yuda Prasetyo  menghubungi Kades dan Bhabinkamtibmas Desa Suka Damai untuk meminta bantuan terkait adanya Pekerja Kebun miliknya yang meninggal di dalam Embung (Kolam) yang mengalir tersebut.

Seterusnya, sekitar pukul 11.10 Wib Personil Polsek Tambusai Uttara mendatangi TKP dan melakukan langkah-langkah, mencatat Saksi, mengevakuasi Jenazah dari dalam Embung ke daratan, memasang Police line, menghubungi Pusekemas Tambusai Utara 1, untuk dilakukan Visum luar terhadap Jenazah dan menghubungi Kluarga Korban yabg berada di Kecamatan Kabun.

Adapun keterangan dari Kluarga Korban bahwa Almarhum Bsgus Dwi Santoso memiliki riwayat Sakit Epilepsi (Ayan) dan keluarga Korban menerima atas meninggalnya Almarhum.

Kemudian, pihak  menolak dilakukan otopsi terhadap Jenzah dengan membuat surat pernyatan penolakan otopsi, selanjutnya Jenazah di Bawa Ke Desa Aliantan Kecamatan Kabun untuk dimakamkan.

“Giat selesai pukul 19.00 Wib, kemudian eituasi terdapat dalam keadaan aman dan kondusif,” tutup Paur Humas Polres Rohul mengakhiri.

(Humas Polres Rohul/Efriadi Situmorang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.