Ada Praktik ‘Kencing’ CPO di Pematangreba, Warga Minta Aparat Menindaknya

oleh -50 views

INHU, (Media Geser) – Diduga telah terjadi praktik ‘kencing’ minyak kelapa sawit atau Cruide Palm Oil (CPO) ilegal disalah satu lokasi tersembunyi di Kelurahan Pematangreba, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Inhu, Riau.

Ditengarai, aksi ilegal itu dilakukan tanpa sepengetahuan pemilik perusahaan saat armada truck tangki pengangkut CPO itu ‘kencing’.

Dari informasi yang dirangkum dan kererangan sumber terpercaya, lokasi ‘kencing’ tersebut berada di Jalan Lintas Timur KM 8 atau tepatnya berada disebelah areal Taman Makam Pahlawan (TMP) Indra Bhakti Pematangreba.

Menurut keterangan sumber, yakni warga sekitar, yang namanya tidak ingin disebutkan, bahwa praktik ‘kencing’ CPO sudah cukup lama.

Bahkan, aktivitas tersebut tidak tercium aparat keamanan.

“Merek truck tangkinya “SK” yang biasa bongkar minyak dilokasi itu. Hampir setiap hari bongkar minyak dan lancar-lancar saja tanpa halangan suatu apapun,” terang warga tersebut belum lama ini.

Walau aktivitas itu diketahui warga sekitar lainnya tapi karena kebanyakan warga tidak paham jika perbuatan itu dilarang, warga hanya diam saja.

“Jika perbuatan supir tangki itu dilarang, baiknya harus dihentikam dan ditindak aparat berwenang,” ucap sumber lagi.

Untuk mengetahui hal itu, sejumlah awak media mencoba menanyakan kepada Lurah Pematangreba, Sudarman.
Namun, kata Sudarman, pihaknya tidak mengetahui kegiatan ‘kencing’ tersebut.

Sebab, tidak ada laporan dari warga setempat maupun laporan pihak pengelola.

“Belum. Sampai sekarang ini tidak ada laporan yang masuk ke saya tentang adanya aktivitas disana,” ujar Sudarman.
Kendati media ini berupaya mengkonfirmasi berbagai pihak, masih belum dapat diperoleh.

Hingga berita ini dimuat, pemilik truck tangki dan pemilik lokasi ‘kencing’ masih belum dapat dihubungi, menjawab dari informasi warga tersebut. (yus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.