Kerusakan Jalan Elak Inhu Mulai Diperbaiki

oleh -90 views

INHU, (Media Geser) – Setelah Forum Penyelamat Aset Negara (FPAN) Kecamatan Pasir Penyu terbentuk beberapa waktu lalu dan membuat timdakan dengan menghadang setiap mobil truck angkutan barang berat melintas di Jalan Elak Desa Batu Gajah, membuat pihak perusahaan, baik itu perusahaan pertambangan dan perkebunan kelapa sawit, sebagai pemilik mobil truck, kini berubah pikiran.

Hatta Munir, selaku Penasihat FPAN Kecamatan Pasir Penyu kepada media ini, Jumat 4 Juni 2021 mengucapkan rasa syukur atas apa yang dilakukan oleh pihak perusahaan dengan kondisi jalan yang rusak itu telah diperbaiki.

“Selain menghadang setiap mobil truck angkutan barang over tonase, kami warga Airmolek sepakat untuk menyetop dan memasang spanduk berupa imbauan diruas Jalan Elak dan Jalan Sudirman,” tegas Hatta Munir.

Sebagai tokoh masyarakat Kecamatan Pasir Penyu, yang dituakan selangkah dan ditinggikan seranting, dirinya bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda dan ormas, merasa terpanggil dan harus berbuat demi kebaikan bersama khususnya pembangunan.

“Dari pertemuan beberapa waktu lalu disepakati bahwa kami harus bertindak tegas. Seperti yang telah kami lakukan beberapa hari kemarin,” ujar Hatta.

Mantan anggota DPRD Inhu ini senang setelah pihak perusahan, pemilik mobil truck angkutan TBS, Batubara dan tangki CPO, langsung tanggap dengan mengirim sejumlah alat berat dan material.

Dikatakannya lagi, kini Jalan Elak sedang diperbaiki. Sejumlah alat berat, seperti Mini Becho, Loader dan Dump Truck berada dilokasi.

Personel Polsek Pasir Penyu, Koramil 04/PP, Dinas Perhubungan ikut membantu mengatur arua lalu lintas dan pengamanan.

“Bahkan Pak Camat Pasir Penyu juga terlihat ikut memantau pekerjaan itu,” ujarnya.

Dengan kondisi ini, lanjut Hatta Munir, dirinya berharap agar dikedepannya agar pihak perusahaan yang beroperasi diwilayah Kabupaten Inhu, Riau untuk bersama-sama membangun dan memelihara aset negara.

“Ini lewajiban kita semua, untuk dapat bersama-sama menjaga dan memelihara seluruh aset negara. Kepada perusahaan yang memiliki armada truck angkutan barang dan tangki CPO, mengertilah dengan keresahan warga, dimanapun beroperasi. Kalau jalan atau jembatan yang rusak, segeralah diperbaiki,” pungkas Hatta Munir.

Informasi yang dirangkum dilapangan, bantuan perbaikan ruas Jalan Elak Batu Gajah, berupa alat berat dan bahan material dari PT Citra Sumber Sejahtera Sejati (CSSS), PT Bukit Betabuh Sei Indah (BBSI dan PT Mitra Kembang Selaras (MKS).

Untuk diketahui, pada artikel sebelumnya juga disampaikan tentang aksi solidaritas dari warga kecamatan Pasir Penyu yang tergabung di FPAN Pasir Pebyu, membuat aksi dengan menghadang dan memberhentikan setiap truck angkutan barang sarat muatan dan truck tangki CPO yang melintas di Jalan Elak Batu Gajah dan Jalan Sudirman Airmolek.

Masyarakat Kota Airmolek selama ini resah dan juga geram.
Karena badan jalan cepat rusak dan mengarah hancur akibat puluhan bahkan ratusan mobil angkutan barang over tonase yang mengangkut hasil pertambangan (batu bara) dan perkebunan Buah Tandan Segar (TBS) setiap hari melintas.

Jika jalan tidak diperbaiki maka.
mobil truck tidak boleh lewat didua jalan tersebut. Pelarangan itu berlaku sejak 1 Juni 2021 kemarin.

Mereka (FPAN) juga memasang spanduk berupa imbauan didua ruas jalan tersebut. Kini perjuangan FPAN Pasir Penyu membuahkan hasil. (yus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.