Rumah Wartawan ini di Datangi Gerombolan Preman dan Polisi Bayaran, Pasca Hebohnya Aktivitas Haram di SPBU dan Gudang Minyak Ilegal, ini Sikap Tegas Ketua KNPI Riau

oleh -76 views

PEKANBARU– Pasca Hebohnya Pemberitaan seputar Aktivitas Haram salah satu SPBU di Teratak Buluh dan Gudang Minyak Ilegal di Daerah Lubuk Sakat, Kecamatan Perhentian Raja, Kabupaten Kampar. Rumah Pribadi salah seorang Wartawan Media Online ini didatangi Gerombolan Preman Tak Beradab dan beberapa orang yang mengaku dari Anggota Kepolisian.

Peristiwa yang memalukan itu terjadi beberapa hari yang lalu, tepatnya dimalam hari. Rumah Pribadi Wartawan atas nama Nando Saputra yang terletak di Daerah Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar itu mendadak didatangi oleh segerombolan Preman Murahan “Tak Beradab” dan beberapa orang yang mengaku dari unsur Kepolisian.

Kehadiran mereka tersebut sontak membuat suasana masyarakat setempat jadi penuh Kekhawatiran, Gerombolan Preman dan yang mengaku Polisi itu bahkan tanpa rasa malu menciptakan situasi dan kondisi jadi menakutkan, Warga setempat ikut jadi heran dan tentunya membuat Istri maupun Anak Wartawan Media Online www.BasmiNusantara.com itu jadi Trauma.

Rumah Wartawan ini di Datangi Gerombolan Preman dan Polisi Bayaran, Pasca Hebohnya Aktivitas Haram di SPBU dan Gudang Minyak Ilegal, ini Sikap Tegas Ketua KNPI Riau.

Terpisah, dimintai Komentarnya malam ini, Rabu (11/2/2026) Pimpinan INDUK Organisasi Kepemudaan (OKP) terbesar dan tertua di Republik ini hanya katakan, bahwa peristiwa tersebut sudah memenuhi Unsur Perbuatan Melawan Hukum (PMH).

Menurut Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) tingkat I, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau, Wartawan Nando Saputra harus mulai menyikapi hal tersebut dengan Arif dan Bijaksana. Segera bergegas buat Laporan Polisi, karena kedatangan segerombolan Preman seperti itu benar-benar telah menghadirkan Kecemasan bahkan Ancaman bagi Keselamatan Keluarga Nando beserta Warga setempat. Pola-pola yang dilakukan termasuk kategori diluar Kepantasan.

“Kalau memang benar peristiwa itu didasari atas Hebohnya Pemberitaan seputar Aktivitas Haram di SPBU dan Gudang Minyak Ilegal, maka sudah jelas sesiapa saja Pelakunya bahkan Dalang dari Aksi yang sangat Memalukan itu. Polisi disana kemana saja? itu SPBU dan Keberadaan Gudang Minyak Ilegal tersebut mesti Bertanggungjawab, aktivitas disana harus dipantau lagi, Lakukan Razia hingga akhirnya semangat dalam merawat tali silaturrahim semakin baik kedepannya, amin” ujar Larshen Yunus.

Ketua DPD KNPI Provinsi Riau itu katakan lagi, bahwa Aparat Penegak Hukum (APH) harusnya lebih was-was lagi, lebih Arif dan Bijaksana, semua persoalan pasti terselesaikan dengan baik.

“Kalau memang benar Peristiwa tersebut, maka sudah seharusnya diproses secara hukum. Periksa Camera CCTv dilingkungan setempat, karena hal tersebut sudah memenuhi Unsur Hukum, Tindak Pidana Pengancaman” pungkas Larshen Yunus.

Hingga berita ini diterbitkan, Ketua KNPI Provinsi Riau itu berkali-kali menegaskan, agar Aparat Kepolisian setempat (Mapolsek Siak Hulu) maupun pihak-pihak terkait benar-benar serius mengungkap Peristiwa Pengancaman seperti itu dan khusus bagi Kapolsek Perhentian Raja, agar segera menutup sekaligus menyegel SPBU dan Gudang Minyak Ilegal setempat.

“Segera Tangkap dan Penjarakan Pemilik sekaligus Penanggung Jawab SPBU dan Gudang Minyak Ilegal tersebut. Lalu telusuri semua identitas yang ada, termasuk yang melakukan Teror maupun Pengancaman di Rumah Wartawan Nando Saputra” tegas Ketua KNPI Riau Larshen Yunus, seraya mengakhiri pernyataan persnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.