Ketua KNPI Riau Geram! Pasca Beredarnya Bukti Transfer Pelapor Bupati Rohil, Larshen Yunus: “Kita Kupas di Persidangan”

oleh -189 views

PEKANBARU,(Media Geser) — Pelapor Bupati Rokan Hilir (Rohil) inisial HA yang mengaku seorang Pengusaha dan Kontraktor perlahan-lahan sudah menunjukkan Bukti Transfer Uang Ratusan bahkan Milyaran Rupiah.

Hal itu dilakukan, setelah sebelumnya pihak Pelapor telah secara Resmi menyampaikan Laporan Polisi (LP) ke Mapolda Riau.

Menyikapi hal itu, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tingkat I Provinsi Riau turut berkomentar.

Karena sedari awal dirinya ikut terlibat dalam rangka memberikan Dukungan dan Advokasi Hukum terkait isu Fitnah yang Menyerang Bupati Rohil, Afrizal Sintong S.IP beserta Istrinya.

“Karena kami ini sudah menganggap Bupati Rohil sebagai Senior, Teman dan Sahabat, maka tanpa ada Komando ataupun iming-iming, kami siap Pasang Badan demi Menjaga Nama Baik Afrizal Sintong, Bupati Rohil terbaik!” ujar Larshen Yunus.

Ketua KNPI Provinsi Riau itu juga katakan, bahwa dirinya mengajak semua pihak untuk tidak berspekulasi apalagi menduga-duga.

Dari Awal KNPI Riau sudah kerap menyampaikan, bahwa Sosok maupun Pribadi Afrizal Sintong adalah Pemimpin yang baik dan di Cintai Rakyatnya. Epi Sintong, sapaan akrab Bupati Rohil itu juga dianggap KNPI Riau sebagai salah satu Kepala Daerah terbaik dari 12 Kabupaten Kota se-Provinsi Riau.

Pelapor Bupati Rohil Tunjukkan Bukti Transfer Uang, Ketua KNPI Riau: “Biarkan Saja! Jangan Berspekulasi, Kita Lihat di Persidangan”

Hingga berita ini diterbitkan, Selasa (28/3/2023) Ketua KNPI Riau Larshen Yunus lagi-lagi tegaskan, bahwa terhadap Laporan tersebut lebih baik dibuktikan dalam Meja Persidangan.

“Jangan Berspekulasi apalagi Berprasangka Buruk. Dua kali kami lakukan Pertemuan dengan bang Epi Sintong, prinsipnya sudah jelas! Bahwa si Pelapor itu justru Penipu dan memang sudah Biasa Menipu. Mobil dan Cangkol Sebijikpun dia tidak ada, tapi kok berani-beraninya Menyebarkan Fitnah seperti ini?” tanya Larshen Yunus, dengan nada terheran-heran. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.