Asmar, Pengacara Asal Inhu Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Pencurian

oleh -121 views

INHU,(Media Geser) – Estate Manager kebun PT Tugu Palma Sumatera Zaudi Alamsyah membuat Laporan Polisi (LP) ke Polres Inhu terkait aksi pencurian Tandan Buah Segar (TBS), diduga dillakukan oleh oknum pengacara, Asmar cs.

Dikatakannya, ada sejumlah nama yang dia laporkan selain Asmar, yakni Amdi, Indra Kamasyarudin alias Iin Kamar, Susanto Aris Pasilah alias Aris Ebot, Riman dan R Arianto Anik.

“Hari ini kita kembali melaporkan oknum pengacara atas nama Asmar ke Polres Inhu. Selain Asmar ada juga kita laporkan beberapa orang rekan-rekannya, kita duga ikut melakukan pencurian TBS dilokasi kebun kelapa sawit PT Tugu Palma Sumatera Desa Payarumbai,” terang Zaudi.

Kata Zaudi, laporan serupa juga pernah disampaikan oleh manajemen PT Tugu Palma Sumatera (TPS) terhadap Siti Aisyah sekitar pada bulan Oktober 2022 lalu ke Polres Inhu.

Bentuk laporan itu atas dugaan pencurian dan pengerusakan, diduga dilakukan oleh Siti Aisyah dilokasi kebun sawit milik PT TPS di Desa Payarumbai, Kecamatan Seberida, Kabupaten Inhu, Riau.

Zaudi menambahkan, ada sejumlah bukti video terkait laporan juga sudah dimiliki perusahaan.

Asmar cs dilaporkan ke Polres Inhu dalam dugaan tindakan pencurian sesuai dengan Laporan Polisi (LP) Nomor:LP/B/4/1/2023/SPKT/POLRES INDRAGIRI HULU/POLDA RIAU tanggal 21 Januari 2023.

Akibat dari pencurian itu, diduga dilakukan oleh Asmar cs pada Ahad (15/1) lalu, perusahaan mengalami kerugian sekitar Rp12 juta.

Perusahaan telah melakukan berbagai upaya seperti meningkatkan pengamnan, yang jauh hari sudah dilaksanakan.

Namun, ketika dilakukan perundingan, pihak Asmar cs yang mengaku menerima kuasa dari masyarakat, malah mengumpulkan emak-emak dari desa itu untuk dibenturkan dengan pihak keamanan perusahaan dilokasi kebun PT TPS.

“Sebenarnya saya tidak mau melaporkan masalah ini ke Polisi. Akan tetapi pelaku sudah keterlaluan. Pengacara yang semestinya menegaskan hukum dalam melakukan pembelaan kepada kliennya, bukan malah melakukan pelanggaran hukum,” tegas Zaudi.

Zaudi menambahkan, sudah lebih dari enam bulan terjadi pencurian TBS milik PT TPS dan penampungnya R Haris. (yuz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.