Semarak Puncak Peringatan Hari Santri Nasional Tingkat Provinsi Riau di Inhu

oleh -13 views

INHU,(Media Geser) – Setelah pada Senin (14/11) malam digelar malam pentas seni, rangkaian acara peringatan Hari Santri Nasional Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Inhu dilanjutkan dengan upacara peringatan di Ruang Terbuk Hijau (RTH) Rengat, Selasa (15/11).

Sebelum upacara, dilakukan pawai santri yang dimulai dari depan Gedung Sejuta Sungkai menuju lokasi upacara. Arakan pawai dilepas oleh Gubernur Riau Syamsuar bersama Bupati Inhu Rezita Meylani Yopi.

Hadir pula Wakil Bupati Junaidi Rachmad, para Pejabat Pemerintah Provinsi Riau, Forkopimda Inhu, pejabat pemerintah Kabupaten Inhu, Kyai dan Santri se-Provinsi Riau.

Sesampainya rombongan pawai di RTH Rengat, kegiatan langsung dilanjutkan dengan upacara peringatan hari santri nasional. Gubernur Riau yang menjadi inspektur upacara, dalam amanatnya mengapresiasi kabupaten Inhu yang bersedia menjadi tuan rumah dalam helat tingkat provinsi ini.

Syamsuar menjelaskan peringatan Hari Santri tahun 2022 ini, bertema ‘Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan’ yang diharapkan para santri selalu terlibat aktif dalam setiap fase perjalanan Indonesia.

Dalam kesempatan ini juga, Syamsuar mengatakan pondok pesantren di Riau saat ini semakin berkembang pesat.

Syamsuar menambahkan pada tahun 2019, pondok pesantren di Riau berjumlah 218 pondok pesantren dan pada tahun 2022 meningkat menjadi 422 pondok pesantren.

“Yang artinya selama 4 tahun, telah berdiri sebanyak 194 pondok pesantren baru. Hal ini menunjukan minat masyarakat Riau untuk menimba ilmu di pondok pesantren semakin tinggi,” jelasnya.

Syamsuar mengungkapkan, bahwa Pemprov Riau berkomitmen dalam penyelenggaraan pendidikan untuk menghasilkan SDM berkualitas terkhusus pesantren.

“Hal ini sesuai dengan diterbitkannya Peraturan Daerah Provinsi Riau No.6 tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pesantren. Dengan harapan dapat meningkatkan SDM berupa peningkatan kapasitas dan kependidikan pesantren, membentuk individu santri yang unggul di berbagai bidang dan memfasilitasi sarana dan prasarana infrastruktur pesantren dalam upaya optimalisasi fungsi pesantren,” pungkasnya.

Hal itu terbukti dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Khusus kepada desa tahun 2022 oleh Pemrov Riau yang mengalokasikan anggaran untuk guru tahfiz, dana pendukung operasional pelaksanaan tahfiz dan pengembangan qur’an center. “Saya mengajak mari kita jaga Riau dengan menghidupkan peran pondok pesantren dan menghidupkan dengan syariat alqur’an. Mari kita tingkatkan syiar alqur’an di bumi melayu yang kita cintai ini,” tutup Gubri.

Usai pelaksanaan upacara, dilokasi yang sama Gubri menyerahkan bantuan sosial kepada LKS Anak, LKS Lansia dan BLT kepada penyandang disabilitas dari Provinsi Riau kepada Kabupaten Inhu,
Kuantan Singingi dan Inhil.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sarasehan gubernur Riau bersama kiyai, pengurus pondok pesantren di gedung Dang Purnama Rengat. (yuz/rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.