Viral, Truck ODOL Muatan Batubara Terguling di Kelayang

oleh -56 views

INHU,(Media Geser) – Mobil truck Over Dimention Over Load (ODOL) jenis Fuso warna orange pengangkut batubara terguling ditengah jalan di Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) tepatnya di Desa Simpang Selanjut, Kecamatan Kelayang, Kabupaten Inhu, Riau macet total, Sabtu (29/10).

Akibatnya terjadi kemacetan mengular hingga dua kliometer panjangnya hingga berjam-jam lamanya. Mobil terguling sekira pukul 09.00 WIB dan hingga malam tiba kondisi truck ODOL tersebut masih seperti semula.

Tampak ratusan kenderaan sejenis yang terguling dan juga truck tangki pengangkut CPO baik dari arah Aiemolek, Kecamatan Pasir Penyu atau sebaliknya yang terjebak macet harus menunggu truck ODOL tersebut dievakuasi.

Peristiwa itu divisualkan oleh sejumlah supir dan diposting di sosial media Tiktok. Dalam waktu beberapa jam kedepan, vidio berdurasi 30 detik itu langsung viral.

Tergulingnya truck ODOL sarat muatan batubara itu disebabkan kondisi Jalinteng yang sudah rusak parah hampir disepanjang jalan mulai dari lepas kota Airmolek hingga menuju ke Kecamatan Peranap dan atau ke Jalan Napal Peranap.

Maspur, warga Desa Simpang Selanjut kepada wartawan mengatakan kejadian truck pengangkut batubara terguling dijalan sudah sering terjadi.

“Terguling lagi bang truck pengangkut batubara didesa kami. Macet panjang mengular dan satu harian macet total, dari pagi sampai malam,” kata Maspur.

Beruntung bagi kenderaan pribadi dengan body lebih kecil masih bisa menyelinap disela-sela kemacetan tapi ekstra hati-hati.

“Ada buka tutup agar kemacetan tidak lebih mengular,” tambah Maspur.

Sementara itu, dilain kesempatan, Kapolsek Kelayang AKP Sutarja kepada awak media, diujung teleponnya mengatakan, bahwa hampir setiap hari truck terguling ditengah jalan.

“Ya benar, ada mobil truck pengkutan batu bara terguling di Jalan Lintas Tengah, hingga menyebabkan macet panjang,” jelasnya.

Sutarja menambahkan, kerusakan badan Jalan Lintas Tengah, selama ini, disebabkan aktivitas truck tronton jenis Fuso pengangkut batubara yang setiap hari dari pagi hingga malam.

Untuk mengurai kemacetan, kata Sutarja, dirinya memerintahkan sejumlah anggotanya.

“Kami sudah berupaya menghubungi pihak perusahaan,” ujarnya.

Lain pihak dan waktu, salah seorang warga Kelurahan Pematangreba, Yuzwa Stone kepada media ini menyampaikan, bahwa ada oknum supir pengangkut batubara yang terkadang ugal-ugalan saat melintas di Jalan Lintas Pematangreba – Rengat.

“Sudahlah jalannya sempit, berbatu dan berlubang, jika truck ODOL angkutan batubara itu melintas semaunya saja tidak memikirkan pengendara lainnya khususnya pengemdara sepeda motor.

Kadang kami harus mengalah hingga ketepi jalan. Sebab, jika tidak mengalah akan membahayakan jiwa kami dan juga makan debu jika truck itu melintas,” terangnya. (yuz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.