Mahasiswa Bersama Kepala Desa
Riau, (Media Geser) – Kegiatan Kuliah Kerja Nyata(KKN) Tahun 2025, sebanyak 183 Mahasiswa Universitas Hang Tuah (MUHT) Pekanbaru siap mengabdi Untuk membangun masyarakat yang lebih kreatif dan inovatif di pelosok Desa Kecamatan Pelalawan.
Pelepasan KKN Mahasiswa tersebut yang diselenggarakan serah terima di kantor Camat Ukui Senin (28/07) disambut antusias jajaran pemerintah Camat, Kepala Desa dan Masyarakat.

Wakil Rektor 1 Universitas Hang Tuah Pekanbaru, Ns.Lita S,kep M,Kep PhD dalam sambutannya menyampaikan rasa terimakasi kepada pemerintah Kabupaten Pelalawan, dan Camat Ukui yang telah menerima mahasiswa sebanyak 183 dari berbagai fakultas Universitas Hang Tuah Pekanbaru.
“Harapan kami, masyarakat dan Pemerintah Kecamatan Ukui agar bisa berkolaborasi dengan para mahasiswa kami untuk mengabdi yang saya titipkan sebanyak 80 mahasiswa khususnya di kecamatan Ukui,” Katanya langsung di Kantor Camat.
Dijelaskannya lagi, bahwa mahasiswa yang mengikuti KKN telah dibekali dengan kemampuan sesuai bidangnya, seperti dari Program Studi Keperawatan, Ilmu Komunikasi, dan Ilmu Hukum.

“Kami berharap mereka bisa bersinergi dengan masyarakat dan menghadirkan solusi nyata sesuai kebutuhan desa,” ujarnya dengan mengapresiasi dukungan Camat.Disamping itu,Camat Ukui, Joko Hadi Syaifudin Zuhri, SKM, yang juga merupakan alumni UHTP, menyampaikan rasa bangganya.
“Saya bangga kampus saya telah sejauh ini berkembang. Semoga kehadiran adik-adik mahasiswa bisa memberikan dampak positif, ide-ide inovatif, dan semangat baru di desa-desa lokasi KKN,” tuturnya.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) untuk Desa Tri Mulya Jaya, Tengku Abdur Rasyid, M.Kep., menekankan pentingnya mahasiswa memaksimalkan potensi sosial dan akademik mereka selama di lapangan.
“Kami mendorong mahasiswa untuk tidak hanya melihat KKN sebagai kewajiban akademik, tetapi juga kesempatan untuk belajar langsung dari masyarakat,” jelasnya.
Harapan Rasyid agar mahasiswa mampu merancang program-program yang kontekstual dan tepat sasaran.
“Kolaborasi dan pendekatan humanis menjadi kunci dalam menjalin hubungan baik dengan warga desa,” tambahnya.

Sementara, Ns. Yecy Anggreny, M.Kep, selaku DPL untuk Desa Air Emas, juga menyampaikan harapannya terhadap pelaksanaan KKN mahasiswa UHTP.”Kami berharap kehadiran mahasiswa KKN di Desa Air Emas ini dapat memberikan kontribusi nyata dan positif bagi masyarakat, baik dalam aspek kesehatan, hukum, maupun komunikasi sosial,” ujarnya.
Yecy menjelaskan bahwa para mahasiswa telah melalui berbagai pelatihan dan pembekalan kompetensi sebelum diterjunkan.
“Kegiatan KKN ini bukan hanya menjadi ajang pengabdian, tetapi juga pembelajaran langsung di tengah masyarakat. Kami optimis mahasiswa mampu menjalin kolaborasi aktif bersama pemerintah desa dan masyarakat setempat,” harapannya.
Laporan: Sariaman Purba, C.SH





