PEKANBARU,(Media Geser ) — Universitas Hang Tuah Pekanbaru (UHTP) menggelar Kuliah Umum Tahun Akademik 2026/2027 di Hall dr. H. Zainal Abidin, MPH, Kampus 3 UHTP, Senin (14/9/2026). Kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB dan diikuti ratusan mahasiswa baru serta sivitas akademika secara hybrid (luring & daring).
Thema “Sinergi Hukum, Teknologi Informasi & Kesehatan dalam Pemanfaatan Data di Era Digital untuk Mewujudkan Masyarakat Sehat & Berdampak”
Kuliah umum ini merupakan agenda wajib tahunan UHTP setiap memasuki tahun ajaran baru, bertujuan membuka cakrawala berpikir mahasiswa baru serta memperkaya wawasan mengenai perkembangan hukum, teknologi, kesehatan, dan pentingnya pemanfaatan data di era digital.
Tiga Narasumber Pakar
Sesi 1: Kapolda Riau — Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum.
Membahas Green Policing — pendekatan kepolisian yang tidak hanya berorientasi penegakan hukum, tetapi juga menempatkan perlindungan lingkungan sebagai bagian penting tugas kepolisian.
“Polisi harus hadir bukan hanya ketika terjadi pelanggaran, tetapi juga mampu mencegah, mendeteksi, dan membangun kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan.”
Penerapannya membutuhkan sinergi kepolisian, pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat. Pemanfaatan teknologi dan data dinilai kunci untuk mencegah karhutla serta kejahatan lingkungan secara cepat dan tepat sasaran. Kapolda juga mengajak mahasiswa ikut menanam dan melestarikan pohon hijau.
Sesi 2: Praktisi IT Jerman — Gloria Abidin, M.Sc.
Mengupas peran AI, teknologi satelit, sensor IoT, dan analisis big data yang dapat diintegrasikan menjadi sistem peringatan dini untuk mendeteksi bencana, karhutla, hingga ancaman kesehatan masyarakat. Data yang terintegrasi menjadi dasar kebijakan pencegahan. Namun, kemajuan teknologi harus berjalan seiring dengan kebijakan dan regulasi yang kuat.
Sesi 3: Kementerian Kesehatan RI — Dewi Nur Aisyah, S.K.M., M.Sc., DIC., Ph.D.
Menekankan pentingnya data masyarakat sejak lahir sebagai dasar kebijakan kesehatan yang tepat sasaran. Masih terdapat tantangan akurasi, kelengkapan, dan keterintegrasian data yang menjadi kendala kebijakan. Penguatan sistem pendataan yang valid menjadi kebutuhan mendesak.
Turut Hadir Pj Gubernur Riau SF Hariyanto (diwakili Kepala Dinas Kesehatan Riau Zulkifli, S.Kep., M.H.), Ketua Yayasan Hang Tuah dr. H. Zainal Abidin, MPH, Rektor UHTP Prof. Ns. Lita, M.Kep., Ph.D., Para pembantu rektor, dekan, ketua jurusan, dosen, pejabat utama Polda Riau, serta ratusan mahasiswa baru
Tanggapan Pimpinan Rektor UHTP Prof. Ns. Lita, M.Kep., Ph.D.:
Kuliah umum ini bagian komitmen UHTP menghadirkan narasumber kompeten untuk memperluas wawasan mahasiswa. Sinergi antara akademisi, pemerintah, praktisi, dan masyarakat sangat penting agar pendidikan tinggi relevan dengan kebutuhan masa depan.
Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi dan Hukum UHTP Ilhamdi, S.H., M.H.:
Kegiatan ini sangat berdampak positif bagi mahasiswa dan dosen, terutama memperkuat pemahaman dan sinergi di bidang hukum, teknologi informasi, dan kesehatan.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat dan plakat apresiasi kepada ketiga narasumber. Kuliah umum ini bukan sekadar seremoni pembuka tahun akademik, melainkan ruang pertemuan gagasan yang diharapkan melahirkan SDM adaptif, kritis, berintegritas, dan mampu memanfaatkan teknologi serta data untuk dampak nyata bagi masyarakat.
Laporan: Sariaman Purba





