Ketua KNPI Riau Luruskan Stigma Masyarakat Soal Polisi Jadi Beking Bandar Narkoba, Larshen Yunus: “yang Benar itu Jadi Pelakunya, Bukan Beking!”

oleh -29 views

PEKANBARU– Heboh soal Kasus Tangkap Lepas Bandar Narkoba di Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Pekanbaru, sampai akhirnya muncul stigma dari masyarakat soal keberadaan Petinggi Polri yang justru menjadi Beking para Bandar, ditepis langsung oleh Pimpinan INDUK Organisasi Kepemudaan (OKP) terbesar dan tertua di Republik ini.

Menurut Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) tingkat I, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau, bahwa selama ini mayoritas masyarakat Indonesia, khususnya yang berdomisili di Wilayah Provinsi Riau menyangka bahwa keterlibatan para Petinggi Kepolisian adalah sebagai Beking terhadap aktivitas para Bandar Narkoba. Sementara nyatanya bukan seperti yang disangkakan.

Ketua KNPI Riau Luruskan Stigma Masyarakat Soal Polisi Jadi Beking Bandar Narkoba, Larshen Yunus: “yang Benar itu Jadi Pelakunya, Bukan Beking!!!”

Bagi Ketua DPD KNPI Provinsi Riau periode 2022-2025 dan 2025-2028 itu, faktanya adalah Aparat Penegak Hukum seperti Kepolisian bukan menjadi Beking, karena tidak ada seorangpun yang berani bertindak seperti itu, sekalipun ia seorang Jenderal. Keterlibatan itu justru dimaknai sebagai Pelaku, bukan Beking.

“Peristiwa yang terjadi selama ini, yang sering kita lihat dan saksikan diberbagai Pemberitaan adalah bentuk dari Keterlibatan Polisi sebagai Pelaku bukan Beking. Jadi fahami dulu substansinya, lebih para lagi menjadi Pelaku ketimbang hanya sekedar Beking. Jangan Ngawur yah! dan kejahatan seperti ini hanya dapat diminimalisir dengan Penerapan Sanksi ataupun Hukuman yang setimpal (berat), yakni Tuntutan sekaligus Vonis Hukuman Seumur Hidup dan bahkan Hukuman Mati” ujar Larshen Yunus, dengan nada penuh optimis.

Ketua KNPI Provinsi Riau itu berkali-kali menegaskan, agar semua pihak bersatu padu, bergotong royong dan tentunya harus serius dalam menghadapi permasalahan tersebut. Narkoba harus dan wajib dijadikan sebagai musuh bersama, tidak ada tawar menawar, narkoba adalah sumber dari segala macam kejahatan.

“Sekali lagi kami jelaskan, bahwa semua orang berpotensi jatuh kedalam permasalahan narkoba, mulai dari masyarakat miskin hingga kaya, mulai dari kopral sampai jenderal dan lain sebagainya. Maka dari itu, narkoba tidak mengenal strata sosial ataupun ukuran tingkat pendidikan, narkoba itu menembus segala batas, oleh karenanya diperlukan pemahaman, khidmat, iman dan ketakwaan. Mari sama-sama perang melawan narkoba! katakan tidak pada narkoba” tegas Ketua KNPI Riau Larshen Yunus, seraya mengakhiri pernyataan persnya hari ini Rabu (18/3/2026). ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.