Buron 5 Bulan Penganiayaan Perempuan, Polsek Ujungbatu Tangkap Pelaku di Lubuk Bendahara

oleh -251 views

Ujung Batu,(Media Geser) – Pelaku tindak pidana penganiayaan terhadap seorang perempuan sebagai buron 5 bulan telah berhasil ditangkap Unit Reskrim Ujungbatu Polres Rokan Hulu di Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto, Jumat 19/11/2021) sekira pukul 12.30 Wib.

Kapolsek Ujungbatu Kompol Muslim Hidayat SH menjelaskan bahwa penangkapan tersebut berdasarkan nama pelapor Kristina (43) yang juga sebagai korban dari tindak pidana penganiayaan.

“Pelaku yang diduga melakukan tindak pidana penganiayaan berhasil kita amankan di wilayah Tukiang, Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto, pada hari Jumat, 19 November 2021 sekira pukul 12.30 WIB” Terang Kompol Muslim Hidayat SH yang baru saja menerima serah terima jabatan sebagai Kapolsek Ujungbatu pada hari Jumat pagi.

Sebelumnya Panit Reskrim Ipda Feri Fadli SH mendapat informasi keberadaan pelaku yang berinisial RN alias DDK (31) warga desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto, sedang berada wilayah Tukiang, Lantas Panit 1 Reskrim melaporkan ke Kapolsek Ujungbatu Kompol Muslim Hidayat SH, selanjutnya Kapolsek Ujungbatu memerintahkan Anggotanya untuk melakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap tersangka pelaku tidak pidana penganiayaan.

Lalu Panit Reskrim Feri Fadli SH turun langsung beserta 3 orang anggotanya menuju tempat yang di informasikan untuk melakukan penyelidikan, setelah dilakukan penyelidikan nampak tersangka sedang di sebuah warung dekat PKS di wilayah Tukiang, Lubuk Bendahara, tidak menunggu lama setelah dipastikan kebenarannya, anggota unit Reskrim Polsek Ujungbatu melakukan penangkapan terhadap tersangka RN alias DDK.

Kapolres Rokan Hulu AKBP. Eko Wimpiyanto Hardjito SIK melalui Paur Humas Aipda Mardiono P. SH, membenarkan bahwa jajarannya telah mengamankan pelaku RN alias DDK yang diduga melakukan tindak dan menjadi buronan selama 5 bulan lamanya.

“Tersangka RN alias DDK diduga telah menganiaya Kristina pada hari jumat 21 Mei 2021 sekira pukul 06.00 WIB pada saat itu Kristina baru bangun tidur dan RN alias DDK datang untuk memgajak bersetubuh dengan mengancam dengan sebilah parang dan martil, namun ditolak oleh Kristina dikarenakan sudah tidak lagi sebagai istrinya” Terang Paur Humas Polres Rokan Hulu.

Dijelaskan lagi menurut pengakuan Korban “Si korban langsung menendang paha pelaku sambil menjerit minta tolong, karena korban melawan pelaku langsung meninju tangan kiri korban, punggung dan memukul kening korban dengan menggunakan alat berupa martil sehingga mengakibatkan kening korban luka robek dan berdarah, Melihat kondisi korban tersebut, pelaku kemudian melarikan diri.”

Dalam kejadian Penganiayaan ini pun sebelumnya sudah diberitakan www.mediageser.com melalui pernyataan korban, Kristina.

Bahwa pelaku Sadis, tega dan sangat brutal nianĀ  atas kebiadaban perilaku seorang laki lakiĀ  tega menganiaya dengan pakai martil ke tubuh perempuan di rumahnya, desa pematang Tebih ,(21/5/2021) yang lalu ,Pukul 06.00 Wib hingga bercucuran darah mendapat 8 jahitan ditubuhnya pada saat di bawa kerumah Sakit Ujungbatu dan setelah itu, korban langsung lapor ke Polsek Ujung Batu.

(Humas Polres Rohul/Surya/Adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.