Belum Selesai Kasus Tali Air Oknum Anggota Dewan Kampar, Kini Anggota DPRD dari Fraksi Partai NasDem Rohul Berulah, Ketua KNPI Riau Siapkan Laporan ke DPP

oleh -568 views

PEKANBARU– Ada-ada saja tingkah para Anggota Dewan zaman sekarang, dipilih untuk perjuangkan aspirasi rakyat, justru nyatanya bermain Tali Air, berjuang main kuda-kudaan bersama Wanita yang bukan pasangan resminya.

Seperti yang dilakukan oknum Anggota DPRD Kabupaten Kampar dari Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem), kabarnya ketahuan menggunakan aplikasi Mi-Chat hingga akhirnya memaksa Wanita tersebut Menggugurkan Kandungannya.

Belum Selesai Permasalahan tersebut, kini Anggota Dewan dari Fraksi Partai yang sama berulah dan berhasil mencoreng nama baik Partai NasDem.

Oknum Anggota Dewan tersebut berasal dari Lembaga Terhormat DPRD Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang juga diduga kuat melakukan Perselingkuhan dengan Wanita Muda di Sp 7 Desa Bagan Tujuh.

Beredarnya kabar tak sedap itu muncul di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), khususnya di Daerah Kotalama, Kecamatan Kuntodarussalam. Seorang oknum Anggota DPRD Rohul dari Fraksi NasDem berinisial PR, diduga kuat berselingkuh dengan seorang wanita inisial ID.

Isu Perselingkuhan oknum anggota Dewan Rohul itu menjadi topik perbincangan di publik. Hanya saja, Pemberitaan di media baik online, cetak maupun elektronik belum terlihat, tapi isu miring tersebut sudah lama berkembang luas dikalangan masyarakat maupun di Lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Rohul.

Sejumlah warga setempat yang turut di wawancarai para pihak, bahwa beberapa mengatakan harus ditanya dulu kasus tersebut dan memang menjadi perbincangan masyarakat di kawasan tersebut. Namun dia menyebut tudingan tersebut belum dapat dibuktikan secara terang benderang.

Tim media online www.mediageser.com yang mencoba menelusuri informasi tersebut, berupaya menemui keluarga perempuan berinisial ID pada hari Selasa (17/6/25) di Desa Bagan Tuju, Kecamatan Kuntodarussalam. Disana bertemu Aisah adalah ibu dari ID, Aisah cukup geram dan heran mendengar isu miring terkait dugaan Perselingkuhan oknum anggota DPRD itu dengan putrinya masih saja beredar.

Dengan kedatangan Tim media di kediamannya itu, sempat membuatnya panik hingga mencoba menelpon beberapa orang termasuk menghubungi yang bersangkutan PR oknum anggota DPRD dari Partai Nasdem Rohul itu. Aisah dengan nada kesal, tampak mengamuk saat menghubungi oknum Anggota DPRD Rohul itu. Bahkan saat ia terdengar berbicara dengan PR diujung telepon genggamnya meminta isu miring terhadap anaknya bisa hilangkan.

“Ia benar, saya menghubungi oknum anggota DPRD Rohul itu. Kenapa isu yang dimaksud masih saja berlanjut kemana-mana, padahal isu itu sudah lama. Anak saya sudah pulang kampung ke Aceh sejak dua bulan lalu. Memang isu ini saya akui benar, anak saya sebelumnya bekerja di sekretariat NasDem Kotalama sewaktu pileg 2024 lalu. Inikan awalnya dihebohkan istrinya, sampai-sampai kami adu mulut,” kata Aisah dalam memberikan keterangannya kepada awak media.

Lanjutnya, hingga isu ini beredar tidak satupun yang membuktikan Perselingkuhan oknum anggota DPRD Rohul itu dengan anaknya benar-benar terjadi.

“Kalau memang benar mana buktinya, sampai saat ini kan buktinya tidak ada. Makanya saya heran, kenapa bisa sampai beredar luas. Seperti yang saya sampaikan, awal mulanya isu ini beredar karna istri oknum anggota dewan itu menyasar ke anak saya. Saya sempat bilang ke istri dewan itu, urus saja suamimu jika kau tak sanggup carikan lagi istri untuknya. Jangan anak saya yang dihasut dan di fitnah,” ucapnya.

Ditempat yang sama setelah Aisah menghubungi oknum dewan itu, tidak lama kemudian, oknum PR kembali menghubungi Aisah untuk berbicara dengan tim media yang menginvestigasi kasus tersebut. Oknum Anggota Dewan tersebut berbicara diujung telepon dengan nada kasar dan tidak memiliki bahasa yang bijak sebagai seorang pejabat publik atau wakil rakyat.

“Kalian mau apa, apa hak kalian datang kesana. Kalian harusnya menghubungi saya, jangan kesana!!! sekarang saya tunggu kalian di Kotalama yah, sekarang saya tunggu,” kata PR oknum Anggota Dewan dari Fraksi Partai NasDem Rohul itu yang ditirukan Ketua DPD I KNPI Provinsi Riau, Kakanda Kami Terkasih Larshen Yunus kepada rekan-rekan wartawan dengan nada mengancam.

Masih ditempat yang sama, ada juga oknum lain yang juga sempat menghubungi Aisah ibu dari ID, bahwa IL yang diketahui oknum Anggota Koramil Kotalama, Kecamatan Kuntodarussalam juga dengan nada ancaman yang didapat Tim Media yang mencari kebenaran informasi terkait isu dugaan perselingkuhan oknum anggota DPRD Rohul tersebut.

“Kalian sudah ada izin ngak masuk ke Kotalama, apa hak kalian mendatangi rumah itu. Kalian izin sama siapa? sekarang kalian saya tunggu di Kotalama yah, catat nomor HP saya, minta sama ibu itu, sekarang kalian saya tunggu di Kotalama,” ucap IL oknum Anggota Koramil Kotalama dengan nada ancaman yang juga keberatan atas kedatangan Tim Media yang menginvestigasi kasus tersebut.

Nah, ini membuktikan bahwa kasus yang dimaksud sedang tidak baik-baik saja. PR dan IL seolah risih dan marah bahwa informasi dugaan kasus isu perselingkuhannya dengan ID sudah diketahui wartawan ataupun tim media yang pada saat itu masih ditempat (TKP).

Belum Selesai Kasus Tali Air Oknum Anggota Dewan Kampar, Kini Anggota DPRD dari Fraksi Partai NasDem Rohul Berulah, Ketua KNPI Riau Siapkan Laporan ke DPP.

Terpisah, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) tingkat I, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau kembali menegaskan, bahwa Kasus Tali Air alias Perselingkuhan yang dilakukan oknum Anggota Dewan dari Fraksi Partai NasDem segera di Laporkan ke Bagian Kehormatan maupun Mahkamah Partai, dalam hal ini ke DPP Partai NasDem di Jakarta.

Ketua DPD KNPI Provinsi Riau itu tegaskan lagi, bahwa tidak ada ampun bagi para Wakil Rakyat, Anggota Dewan yang terbukti melakukan Pelanggaran Berat seperti Perselingkuhan tersebut.

“Sebelumnya kami memang sudah dapat informasi bahwa kabar itu sudah ramai diperbincangkan ditengah-tengah masyarakat. Namun kalau ditanya, secara Partai kami belum bisa memberikan komentar lebih jauh terkait masalah tersebut, Karena hal itu masih murni ranah pribadi yang bersangkutan, jika nanti diperlukan kami akan memanggil yang bersangkutan,” kata salah satu Petinggi Pengurus Partai NasDem Kabupaten Rokan Hulu kepada wartawan, Rabu Malam (18/6/2025).

Menurut Ketua KNPI Provinsi Riau itu, bahwa keputusan yang dijelaskan tersebut adalah pilihan yang terbaik, jangan sampai ada kemunculan yang aneh-aneh, prinsipnya tetap sama, bahwa kita semua benar-benar patuh terhadap Pola Surat Menyurat, Undangan dan Somasi ke masing-masing Institusi, termasuk Kantor Partai Politik.

“Marilah sama-sama menjaga saja kita!!! Keluarga yang Harmonis tentu berasal dari Niat Baik kedua Pasangan Suami Istri. Ayo Menjadi Berkat bagi semua Insan” ujar Ketua KNPI Riau Larshen Yunus, seraya mengakhiri pernyataan persnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.