Relawan Prabowo Gibran Ini Kritik Keras Anggota DPR RI Muhammad Rahul, Dinilai Rakus Jabatan dan Minim Prestasi Tapi Bernafsu Ingin Jadi Ketua Karang Taruna Provinsi Riau

oleh -87 views

PEKANBARU– Relawan Garis Keras Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka yang tergabung didalam rumah besar Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gabungan Rakyat Prabowo Gibran (GARAPAN) kembali menyampaikan Kritik Keras dan Pedas terhadap Anggota DPR RI dari Partai GERINDRA, Muhammad Rahul SH.

DPP Gabungan Rakyat Prabowo Gibran itu katakan, bahwa selama hampir 2 (dua) periode menjadi Anggota Komisi III DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Riau I, Muhammad Rahul dinilai Minim Prestasi bahkan dianggap Gagal dalam menjalankan Peran maupun Tugas Pokok dan Fungsinya sebagai seorang Wakil Rakyat.

Anggota Komisi III DPR RI yang seharusnya mampu menghadirkan Solusi dan Keadilan atas berbagai macam persoalan Hukum di Negeri ini, khususnya di Wilayah Provinsi Riau, yang dominan terjadi Kasus Kriminalisasi Hukum, justru terbukti Gagal Total dalam menjalankan Kewenangannya.

Relawan Prabowo Gibran Ini Kritik Keras Anggota DPR RI Muhammad Rahul, Dinilai Rakus Jabatan dan Minim Prestasi.

Prestasi Muhammad Rahul hanya sekedar bagi-bagi Sembako, mendatangi korban banjir, lalu foto-foto dan buat video TikTok, setelah itu rajin muji-muji kinerja Kapolda Riau sewaktu Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di Ruang Komisi III DPR RI.

Anggota Komisi III DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai GERINDRA Provinsi Riau itu juga dinilai Rakus Jabatan, semua Organisasi yang dianggapnya berhubungan dengan “Para Petinggi dan atau Elite” Partai GERINDRA, ingin di Lahap Habis. Semua mau Garap Anak Muda Kemarin Sore itu.

Relawan Prabowo Gibran Ini Kritik Keras Anggota DPR RI Muhammad Rahul, Dinilai Rakus Jabatan dan Minim Prestasi.

Ketua Umum DPP Relawan Prabowo Gibran itu berkali-kali mencontohkan, bahwa Muhammad Rahul baru saja dilantik menjadi Ketua DPD HKTI Provinsi Riau, belum lagi deretan jabatan lainnya, seperti menjadi Ketua DPD Pemuda Tani Riau, Presiden Club Warior FC, Ketua Partai hingga KAPOKSI Komisi III DPR RI dan lain sebagainya.

“Sudahlah itu Adindaku Muhammad Rahul! Fokus saja Adinda mengabdi sebagai Wakil Rakyat, Anggota Komisi III DPR RI. Tolong di Hargai Amanah Rakyat itu. Adinda jangan Kemaruk! Jadi manusia itu Jangan Rakus Kali, semua mau Adinda Pimpin. Saya dengar Adinda tertarik pula mau jadi Ketua Karang Taruna Provinsi Riau. Maksud Adinda apa? Sudahilah itu Adinda Dewan yang terhormat. Fokus saja dengan berbagai jabatanmu saat ini. Ingat Pesan dan Nasihat bapak Presiden Republik Indonesia, agar jadi Manusia itu jangan Rakus Jabatan” tegas Larshen Yunus.

Relawan Prabowo Gibran yang juga menjabat sebagai Wasekjen KNPI Pusat dan Ketua DPD KNPI Provinsi Riau itu katakan lagi, bahwa kalau sudah jadi Pejabat Negara, ya fokus saja. Jangan lagi seperti kami-kami ini, yang sudah Jelas 100% bergerak di Garis Perjuangan Rakyat.

“Calon Ketua Karang Taruna Provinsi Riau itu sudah lama ada dan bahkan telah sangat lama mendapatkan Restu dari bapak Plt Gubernur Riau, Ir H SF Hariyanto MT. Bukan sampai disitu saja, para Ketua-Ketua tingkat Desa, Kecamatan, Kabupaten maupun Kota se-Provinsi Riau juga telah sepakat, bahwa Kandidat Kuat yang akan jadi Ketua Karang Taruna Provinsi Riau adalah sosok yang berasal diluar dari unsur Pemerintahan seperti Pejabat Eksekutif maupun Negatif alias dari Sosok Aktivis Sosial” ujar Larshen Yunus.

Ketua DPD KNPI Provinsi Riau itu juga menyoroti sikap kurang tepat yang pernah dilakukan Anggota Komisi III DPR RI Muhammad Rahul, yang dengan pola Spekulatifnya selalu mengedepankan “ilmu cari aman” Anak Kandung mantan Calon Gubernur Riau Muhammad Nasir dan Keponakan Kandung mantan Narapidana Kasus Korupsi Hambalang, yang juga mantan Bendahara Umum DPP Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin itu justru dengan gagahnya Mencium Manis Tangan Kapolda Riau, Irjen Pol Dr Herry Heryawan S.IK MH M.Hum.

Bertempat di Kantor Sekretariat dan Tata Usaha DPP GARAPAN, hari ini Senin (23/3/2026) Relawan Prabowo Gibran sekaligus Ketua KNPI Provinsi Riau itu mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengingatkan Anggota DPR RI Muhammad Rahul, agar jangan terlalu Kemaruk! Serakah dalam memimpin suatu Jabatan. Seharusnya adalah cukup dengan Kedudukan sebagai Anggota DPR RI, Muhammad Rahul sudah sangat dapat lebih luas lagi dalam Menghadirkan Solusi maupun Keadilan di Wilayah Hukum Provinsi Riau ini.

“Adinda M Rahul, Jangan banyak kali Pimpin sebuah Organisasi, nanti Adinda jadi tidak Fokus. Ibarat Makan, jangan sampai Kenyang! Berhentilah sebelum Kenyang dan Makanlah sebelum Lapar. Khusus untuk Jabatan Ketua Karang Taruna Provinsi Riau saat ini, berikan saja pada yang lebih tepat dan Profesional” akhir Ketua KNPI Riau Larshen Yunus, seraya menutup pernyataan persnya.

Terakhir, dalam rangka menjalankan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan Ketentuan di Undang-Undang (UU) Pers, media ini mencoba menghubungi WhatsApp pribadi milik Muhammad Rahul, Anggota Komisi III DPR RI, namun Panggilan dalam keadaan Non Aktif alias Memanggil bukan Berdering. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.