Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Ketua KNPI Riau: “Tegas Pak Presiden Bilang itu Tindakan Biadab”

oleh -23 views

PEKANBARU– Serangan terhadap Demokrasi dan tentunya terhadap para Aktivis Pembela Hak Asasi Manusia (HAM) terbukti melalui Peristiwa Penyiraman Air Keras yang dialami Aktivis KontraS Andrie Yunus.

Sebagaimana yang disampaikan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo M.Si, yang berkali-kali menyatakan pihaknya telah mendapatkan Instruksi Langsung dari Presiden Republik Indonesia, Jenderal Purnawirawan TNI Prabowo Subianto.

Aktivis KontraS tersebut sampai saat ini, Kamis (19/3/2026) masih berada di Rumah Sakit (RS) Cipto Mangunkusumo Jakarta, mengalami Luka Serius, Luka Bakar hampir 20%, Kornea Matanya sebelah kanan juga sudah rusak.

Melalui berbagai sumber yang dihimpun media ini, bahwa Peristiwa Kekerasan yang sangat biadab tersebut sudah menjadi Atensi dari Pemerintah, khususnya Presiden Republik Indonesia.

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Ketua KNPI Riau: “Tegas Pak Presiden Bilang itu Tindakan Biadab”

Dimintai Komentarnya, Pimpinan INDUK Organisasi Kepemudaan (OKP) terbesar dan tertua di Republik ini hanya mengatakan, bahwa Pemerintah dan Aparat Penegak Hukum (APH) telah terbukti bekerja keras dan serius dalam menangani Kasus tersebut, yakni dengan Tertangkapnya 4 orang Pelaku berdasarkan Alat dan Barang Bukti yang otentik.

“Posisi Presiden RI, bapak Prabowo Subianto sudah sangat jelas! Bahwa dirinya menilai tindakan itu adalah Terorisme, tindakan Biadab, harus dikejar dan harus diusut, siapapun pelakunya wajib diberi Sanksi dan Hukuman yang setimpal, sekalipun itu adalah Pejabat maupun Aparat Negara yang berseragam” ungkap Larshen Yunus, mengulas kembali pernyataan Presiden Prabowo Subianto pada saat menjawab pertanyaan Host Najwa Shihab disalah satu acara tertentu.

Ketua DPD KNPI Provinsi Riau itu lagi-lagi memastikan, bahwa Sikap Pemerintah dan Panglima Tertinggi TNI POLRI sudah sangat jelas, bahwa Peristiwa Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus sangat Biadab sekali, bahkan disamakan dengan tindakan Terorisme.

“Bapak Presiden RI dengan Lantang mengatakan, bahwa kasus tersebut harus dikejar dan harus diusut. Siapa yang nyuruh dan siapa yang bayar. Tidak akan dilindungi dan tidak akan ada inkuinitas. Siapapun pelakunya harus diusut tuntas” ujar Larshen Yunus, dengan nada penuh optimis.

Terakhir, Ketua KNPI Provinsi Riau itu berkali-kali mengulangi bahasa dari bapak Presiden Republik Indonesia soal dukungannya dalam mengungkap Kasus Penyiraman Air Keras tersebut, bahwa harus dilakukan penanganan yang sangat serius!!  Diusut sampai tuntas. Siapa yang Nyuruh dan siapa yang Bayar.

“Kalau dari hasil penelusuran dan yang kami fahami terkait dengan konstruksi hukum atas Permasalahan ini, bahwa diduga kuat ada keterlibatan Aktor Utama ataupun Aktor Intelektual yang menyuruh 4 orang Anggota TNI dari Matra AL dan AU tersebut. Apalagi kalau itu berhubungan langsung dengan Kegiatan yang dijalankan Andrie Yunus di Lembaga KontraS. Tak mungkin ke-4 orang itu nekat melakukan Perbuatan Keji dan sangat Biadab seperti itu secara cuma-cuma, pasti atas dasar Perintah dan Bayaran dari Atasannya” tutur Ketua KNPI Riau Larshen Yunus.

Hingga akhirnya DPD KNPI Provinsi Riau berencana akan Menyurati secara Resmi berbagai instansi terkait di Jakarta, agar Kasus tersebut tetap dikawal dan terus dilakukan pendalaman, sampai akhirnya diketahui identitas Aktor Utama atas perbuatan melanggar HAM seperti itu. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.