KAMPAR– Warga Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar yang kerap dipanggil Pak Simanjuntak ini Meninggal Dunia di Rumahnya, seketika melihat Anak Kandungnya di Keroyok ramai-ramai oleh sekelompok orang.
Peristiwa menyedihkan itu terjadi pada Hari Minggu Sore (15/3/2026) disekitar rumahnya, yang berada di Pasir Putih, persisnya di Perumahan sebrang Markas TNI (Kavileri) Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar.
Jantungan Melihat Anaknya Dikeroyok! Warga Pasir Putih Kecamatan Siak Hulu ini Meninggal Dunia, Ketua KNPI Riau: “Polisi Harus Segera Tangkap Pelakunya”
Dimintai Komentarnya, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) tingkat I, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau hanya katakan, agar secepatnya pihak Kepolisian setempat segera menelusuri sekaligus menangkap para Pelaku Pengeroyokan tersebut, yang membuat Jantungan, Pecah Pembuluh Darah dan meninggalnya Pak Simanjuntak, Ayah Kandung dari Anak yang dikeroyok itu.
“Sejauh ini merujuk ketentuan Hukum Pidana yang berlaku, bahwa peristiwa itu telah memenuhi unsur MENS REA, yakni Niat Jahat dan ACTUS REUS, yang artinya Perbuatan Jahat atau Perbuatan Pidana. Dimana Korban yang telah meninggal tersebut Jantungan, terkejut dan kaget, sampai akhirnya Putus Pembuluh Darahnya. Kondisi tersebut tak lepas dari Peristiwa Pengeroyokan yang dilakukan oleh sekelompok orang, teman dari Anak Kandung Almarhum” ungkap Larshen Yunus.
Bertempat di Lobby Park Hyatt Hotel Jakarta Pusat, hari ini Selasa (17/3/2026) Ketua DPD KNPI Provinsi Riau itu mengajak semua pihak untuk tetap tenang dan menjaga Kondusifitas antar sesama anak bangsa.
Karena bagi Aktivis Anti Korupsi dan Pegiat Hak Asasi Manusia itu, Keseriusan dari Aparat Penegak Hukum, dalam hal ini Kepolisian setempat yang sangat dibutuhkan.
“Jangan ada main hakim sendiri. Kita tunggu dulu Progres dari Laporan tersebut. Prinsipnya tetap sama, yakni mari kita beri dorongan sekaligus dukungan bagi Aparat Kepolisian, agar segera mengungkap sekaligus menghadirkan Solusi maupun Keadilan atas Peristiwa yang menyedihkan tersebut” ujar Ketua KNPI Provinsi Riau, Larshen Yunus.
Pria tinggi tegap Lulusan dari Kampus Universitas Riau (UNRI) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta itu berkali-kali menegaskan, agar Aparat Kepolisian segera Menangkap para Pelaku Pengeroyokan tersebut, sehingga tabir misteri soal Meninggalnya Pak Simanjuntak segera terungkap.
Ditempat yang sama, Ketua KNPI Riau sekaligus Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gabungan Rakyat Prabowo Gibran itu juga menyampaikan Ucapan Belasungkawa dan Turut Berdukacita atas Meninggalnya pak Simanjuntak. Ketua Larshen Yunus lantas mendo’akan, semoga Almarhum diterima disisi Tuhan Yang Maha Esa, amin.
“Bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga tetap sabar, tenang dan berkhidmat. Kami yakin dan percaya, bahwa Tuhan Semesta Alam senantiasa memberikan Penghiburan. Tuhan YESUS itu sangat baik dan teramat baik. Tak lupa, kami juga selalu mendorong sekaligus mendukung pihak Kepolisian, agar segera Mengungkap tabir misteri meninggalnya pak Simanjuntak, dengan ditangkapnya para Pelaku Pengeroyokan anak kandung dari pak Simanjuntak tersebut” pungkas Larshen Yunus, dengan nada penuh optimis.
Terakhir, Ketua KNPI Riau sekaligus Ketua Umum Relawan Prabowo Gibran itu turut menjelaskan soal informasi tersebut, yang langsung disampaikan oleh Tokoh Masyarakat setempat atas nama Drs Morlan Bachtiar Simanjuntak SH MH, mantan Anggota DPRD Kabupaten Kampar itu saat ini juga telah berada di Rumah Korban, seraya membantu pihak keluarga untuk membuat Laporan Polisi (LP) ke Kantor Kepolisian setempat. (*)





